Efek Samping Yang Di Terima Messi dari Revolusi Ronald Koeman

Efek Samping Yang Di Terima Messi dari Revolusi Ronald Koeman

Uncategorized

Efek Samping Yang Di Terima oleh Messi atas Revolusi Ronald Koeman menurut laporan yang didapatkan oleh tim Masterbet303.

Lionel Messi musim ini sedang tidak seperti biasanya. Enam pertandingan telah berlalu, sang superstar Barcelona masih belum juga mencetak gol dari open play. Mungkinkah ini efek samping dari revolusi Ronald Koeman?

Terbaru, Barca telah takluk 1-3 di El Clasico, dikalahkan oleh sang rival Real Madrid di kandang sendiri. Messi terlihat bermain baik pada laga tersebut, tapi baik saja tidaklah cukup.

Musim masih dini, tapi performa Barca sudah sangat mengkhawatirkan dengan tiga hasil buruk. Sebelumnya mereka bermain imbang 1-1 dengan Sevilla dan takluk 0-1 dari Getafe.

Dua Gol Dari Pinalti

Tercatat, dari seluruh pertandingan sejauh ini, Messi baru mencetak dua gol dari titik putih. Itu Tidak buruk, tapi juga tidak cukup untuk seorang Lionel Messi.

Muncul gagasan bahwa Barca sudah tidak lagi bergantung dengan Messi. Ini perubahan berani yang dibawa oleh Koeman, tapi diyakini terlalu terburu-buru.

Pada formasi 4-2-3-1 yang baru, Messi digeser ke pos winger kanan, terkadang ia juga bermain sebagai false nine. Dia tidak lagi menyandang peran si no.10 yang sekarang dipikul oleh Philippe Coutinho.

Kabarnya, inilah yang menyebabkan Messi sulit bikin gol. Dia tidak banyak terlibat dalam permainan, tidak seperti belasan musim sebelumnya. Perubahan ini dibutuhkan oleh Barca, tapi mungkin terlalu banyak.

Itu semua Terbukti, pada laga kontra Madrid kemarin, Messi menyuguhkan permainan terbaiknya musim ini — meski pada akhirnya Barca masih tetap kalah.

Saat itu Koeman sempat mengubah posisi Messi seperti sedia kala, yakni si no. 10. Dia bermain di belakang Ansu Fati, lalu ada juga Coutinho di kiri dan Pedri di kanan.

“Dia kembali seperti Messi yang biasanya, aktif, berpartisipasi, dan selalu berbahaya. Thibaut Courtois dapat mencegah golnya, tapi dia menjalani pertandingan hebat,” tulis Mundo Deportivo soal performa Messi.

Bagaimanapun, kontribusi terbesar Messi pada laga ini merupakan umpan lambung terukur untuk Jordi Alba, yang berujung pada gol penyeimbang Barcelona.

Inilah permainan Messi yang dikenal oleh penggemar Barca, yang bisa menentukan hasil pertandingan.

Pilih Messi atau Coutinho?

Sejauh ini Messi tidak mendapatkan banyak peluang seperti musim-musim sebelumnya. Ini bisa menjadi masalah yang besar untuk Barca, sebab bermusim-musim terakhir gol Messi-lah yang menjadi alasan mereka selamat di kompetisi.

Sebenarnya solusinya sudah tersedia, yakni mengembalikan Messi ke posisi seharusnya: di belakang penyerang sentral, dibiarkan bergerak bebas.

Masalahnya, membiarkan Messi kembali ke posisi itu berarti Barca harus mengorbankan Coutinho. Gelandang Brasil ini akan tergusur ke sayap kiri atau ke bangku cadangan.

Tentu ini sedikit mengenaskan bagi Coutinho, yang sebenarnya mulai menemukan permainan terbaiknya kembali sejak awal musim ini.

Harapan terbesar dari Barca adalah berharap Messi bisa menemukan cara sendiri untuk menyesuaikan dirinya, untuk tetap jadi pemain penting.

Skenario ideal Koeman adalah Messi bermain di pos winger kanan, dengan Coutinho sebagai si no. 10, dan Antoine Griezmann sebagai false nine.

Messi terakhir bermain di posisi ini bertahun-tahun lalu, dan sekarang gaya bermainnya telah berubah.

Oleh karena itu, skenario kedua adalah membuat Messi terbiasa dalam peran false nine. Coutinho selamat, tapi Griezmann akan semakin tenggelam.

Demikian informasi atas Efek Samping Yang Di Terima Messi dari Revolusi Ronald Koeman dari Situs Bola Terpercaya.

Menu